
2. Juhu Umbut Rotan
Rotan pun bisa dijadikan bahan untuk membuat masakan yang enak, seperti yang di ada di Kalimantan Tengah. Namanya umbut rotan yang merupakan kuliner yang dimiliki suku Dayak. Umumnya umbut rotan dikenal dengan umbut nang'e.
Makanan ini cukup unik karena memakai bahan dasar rotan muda atau tunas yang tumbuh pada pangkal rotan.
Sama seperti rebung pada bambu, tekstur pada rotan muda itu masih kenyal dan tidak keras seperti rotan yang sudah tua. Namun ada perbedaan, yaitu umbut rotan ini hanya bisa di gunakan sebagai sayur. Tidak seperti rebung yang bisa di gunakan sebagai bahan makanan lainnya.
Rasa dari rotan muda sedikit pahit dan gurih, sehingga membutuhkan bumbu khusus dalam proses memasaknya.
3. Kalumpe / karuang (tempe dawen jawaw), adalah sayuran yang dibuat dari daun singkong yang ditumbuk halus. Kalumpe sebenarnya adalah bahasa Dayak Maanyan dan karuang sebutan sayur ini dalam bahasa Dayak “Ngaju”. dalam pengolahan kalumpe ini daun singkong ditumbuk halus dan dicampur d
4.Wadi Ikan Wadi merupakan makanan berbahan dasar ikan kadang juga memakai daging babi, Pengolahanya yaitu ikan atau daging yang hendak diolah dibersihkan terlebih dahulu, selanjutnya direndam selama 5-10 jam dalam air garam. Kemudian daging atau ikan diangkat dan dibiarkan mengering. Setelah cukup kering ikan atau daging dicampur dengan Sa'mu sampai merata. Kemudian daging disimpan dalam kotak kaca, stoples, atau plastik kedap udara yang ditutup rapat-rapat. Simpan kurang lebih selama 3-5 hari. Untuk daging disarankan simpan lebih dari 1 minggu, Setelah selesai, wadi harus diolah kembali antara lain dengan cara digoreng atau dimasak.
6. Juhu Kalalai
Kelakai juga jenis pakis yang tumbuh
liar di alam rawa dan gambut di Kalimantan Tengah. Sayuran ini (konon katanya)
mengandung kadar Fe (Zat Besi) yang tinggi yang bagus untuk tambah darah, mencegah
anemia, masa nifas bagi wanita setelah melahirkan, masa penyembuhan
pascaoperasi, dll. Contoh masakannya : Juhu Kalakai (Sayur Bening Kelakai),
Oseng Kalakai (Tumis Kalakai).